Ciri-ciri & Gejala Kanker Vulva

Wanita Harus Ketahui Ciri-ciri & Gejala Kanker Vulva Berikut Ini!

Kanker vulva merupakan jenis penyakit kanker pada organ genital wanita yang masih terbilang jarang terjadi namun sangat perlu diwaspadai. Pada kasus ini sel kanker akan tumbuh pada bagian terluar organ kewanitaan. Vulva sendiri merupakan area lipatan yang berada di antara dua kaki atau pada selangkangan. Vulva ini terdiri dari pintu muka dari liang vagina dan uretra. Kanker vulva muncul dalam bentuk benjolan atau luka di area vulva. Kanker ini lebih sering menyerang wanita yang lebih tua, umumnya yang telah mengalami menopause.

Terdapat dua jenis kanker vulva berdasarkan jenis sel yang terkena dampaknya. Jenis kanker ini juga berguna bagi dokter untuk menentukan jenis langkah pengobatan yang akan diambil.

  1. Vulva melanoma, yaitu sel kanker yang terbentuk di sel penghasil pigmen yang terdapat pada kulit vulva.
  2. Vulva karsinoma sel skuamus (vulvar squamous cell carcinoma), yaitu sel kanker yang terbentuk pada sel tipis, berpermukaan datar yang melapisi permukaan vulva. Sebagian besar kasus kanker vulva berasal dari jenis ini.

Beberapa tipe lainnya, yaitu :

  • Sel basal karsinoma, yaitu luka pada labia majora atau pada area lain di vulva, yang lama-lama berkembang menjadi kanker. Jika tidak segera diobati, luka ini dapat dengan mudah muncul kembali.
  • Karsinoma kelenjar Bartholin, yaitu tumor langka pada kelenjar Bartholin yang biasa menyerang wanita di usia pertengahan 60-an.
  • Tipe kanker lainnya pada vulva, misalnya adenocarcinoma dan sarcoma.

Penyebab kanker vulva secara umum masih belum diketahui dengan jelas. Diketahui para ahli masih mencari tahu pemicu sel-sel bermutasi menjadi sel kanker dan berkembang dengan cepat. Sel yang membelah diri akan terus bertambah dengan melipat gandakan jumlahnya hingga membentuk tumor yang kemudian dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Sel kanker dan tumor tersebut akan terus tumbuh dan membelah diri sementara sel yang sehat akan mati. Walaupun penyebab kanker vulva belum diketahui, namun beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker vulva :

Hasil gambar untuk no smoking

  • Candu merokok
  • Faktor bertambahnya usia. Risiko kanker vulva umumnya meningkat pada usia 65 tahun ke atas dan mereka yang berada pada masa menopause.
  • Terpapar infeksi HPV (human papillomavirus), salah satu penyakit menular seksual yang banyak ditemui pada wanita yang aktif secara seksual. Umumnya infeksi HPV dapat mereda dengan sendirinya. Pada sebagian kasus lainnya penyakit ini, sel yang terinfeksi dapat bermutasi dan berkembang menjadi sel kanker.
  • Terinfeksi HIV (human immunodeficiency virus) yang melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menjadikan penderita rentan terhadap infeksi HPV.
  • Menderita gangguan pada kulit di area vulva, misalnya penyakit Lichen Sclerosus.
  • Pernah berada dalam kondisi pra-kanker vulva, atau vulvar intraepithelial neoplasia (VIN), yang bisa berkembang menjadi kanker vulva. VIN adalah kondisi ketika sel mengalami perubahan yang tidak menjurus kepada kanker. Meski pada kebanyakan kasus yang pernah terjadi, kondisi ini dapat menghilang dengan sendirinya, namun pada kenyataannya dapat juga berkembang menjadi sel kanker.

Ciri-ciri & Gejala Kanker Vulva

Ciri-ciri dan gejala kanker vulva yang paling sering dialami oleh para penderitanya adalah sebagai berikut :

Gatal-gatal di area vulva yang tidak kunjung hilang
Rasa sakit dan nyeri di area vulva
Pendarahan yang bukan karena menstruasi
Perubahan pada kulit sekitar vulva, misalnya perubahan warna atau penebalan kulit
Terdapat benjolan atau tonjolan yang menyerupai kutil atau luka terbuka pada area vulva.

Rasa nyeri pada area vulva bisa terjadi akibat infeksi yang berpotensi menyebabkan terjadinya pendarahan dan keluarnya cairan encer pada vulva. Luka yang terjadi dapat terlihat bersisik atau berbercak dengan perubahan warna yang jelas. Hal ini juga disertai dengan rasa gatal yang sangat mengganggu.

Jika Anda mengalami gejala-gejala kanker vulva seperti diatas dengan waktu yang cukup lama, segeralah melakukan konsultasi dengan dokter untuk memastikan penyebab serta agar dapat ditangani dengan secepat mungkin sebelum kanker vulva memasuki stadium lanjut.

Ciri-ciri dan Gejala lain yang ditunjukkan berdasarkan Stadium Penyakit Kanker Vulva

Stadium 1 – Kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening atau area tubuh lainnya. Terdapat tumor kecil pada vulva atau kulit di antara area vagina dan anus (perineum).
Stadium 2 – Berbeda dengan stadium 1, pada tingkatan ini, tumor telah merambat ke area sekitarnya. Area-area yang dimaksud adalah pada bagian bawah saluran kencing (uretra), vagina, dan anus.
Stadium 3 – Penyebaran kanker pada stadium ini secara spesifik telah menjalar ke kelenjar getah bening.
Stadium 4A – Kanker telah menyebar ke area yang lebih luas di kelenjar getah bening, atau ke bagian atas urethra atau vagina, atau ke kandung kemih, dan rektum/dubur. Selain itu, area tulang panggul telah terkena dampak penyebaran sel kanker.
Stadium 4B – Kanker telah menyebar atau bermestastase ke anggota tubuh lain yang tidak hanya berada di dekat vulva.

Sebelum kanker vulva menginjak stadium tinggi, sebaiknya melakukan penanganan dengan segera mengingat besarnya harapan hidup seseorang dapat bergantung pada cepat atau lambatnya penanganan yang dilakukan. Disamping melakukan pemeriksaan dan perawatan dengan medis, menurut survei beberapa orang juga memutuskan untuk memanfaatkan pengobatan herbal sebagai tindakan paling cepat untuk mencegah dan mengatasi agar ciri-ciri kanker vulva tidak semakin parah.

Baca juga : Obat Alami Kanker Vulva 

Untuk Mendapatkan Informasi Lengkap Mengenai Obat Alami Kanker Vulva

Atau pesan langsung Obat Alami Kanker Vulva :

Dapatkan layanan bebas konsultasi untuk mendapatkan informasi serta solusi pengobatan keluhan penyakit anda.

best regards,
Ilham Nur Rizki Muharram
Walatra Sehat Alami Ciri-ciri & Gejala Kanker Vulva
CV. JOGJA NATURAL HERBAL
Hotline : 0821 2818 6997 (Tlp/SMS) – 5D55CD3A (BBM)

Facebook Comments
About CS Walatra Herbal 207 Articles
Pusat Penjualan Produk Berkah Walatra